Kamis, 23 April 2015

TUGAS 3 - Hak Kekayaan Intelektual (HKI)


Kasus Pelanggaran HKI



Kamis,18 September 2014 Fahmi Abdat, warga Jalan Belitung Laut Gang M Saleh sedang mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Banjarmasin.Dia menjadi terdakwa karena menggunakan nama "Sari Patin" pada warung makan miliknya di Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Kayutangi.
Diseretnya terdakwa ke ranah hukum berawal dari adanya keluhan salah seorang pengunjung Rumah Makan Sari Patin, yang mengatakan kalau di KWK juga ada rumah makan Sari Patin, tapi rasanya berbeda.Walaupun telah dilakukan teguran kepada terdakwa oleh German Yusuf selaku pemegang nama paten Sari Patin tetapi tidak ditanggapi oleh terdakwa hingga akhirnya Geman melayangkan surat somasi. Tetapi juga tidak ditanggapi bahkan terdakwa menentang dan mengancam akan melaporkan Geman Yusuf kepada yang berwajib.

Karena tidak ada jalan keluarnya akhirnya Geman Yusuf melaporkan kasusnya ke kepolisian dengan tudingan terdakwa sengaja tanpa hak menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek terdaftar,hingga terdakwa disidangkan.Atas perbuatannya JPU menjerat terdakwa dengan pasal 90 dan 91 UU RI No 15 tahun 2001.

Sumber: http://www.tribunnews.com/


http://hanysundara88.blogspot.com/

Jumat, 03 April 2015

Unsur –unsur intrinsik dan ekstrinsik dari legenda Danau Toba Part2

Unsur –unsur intrinsik dan ekstrinsik dari legenda Danau Toba:
1.      Tema
2.      Tokoh
3.      Penokohan
4.      Latar(tempat,waktu,suasana cerita)
5.      Sudut pandang
6.      Amanat
7.      Gaya bahasa
8.      Alur

9.      Adakah unsur agama.moral maupun sosial.




1.      Tema                                     : Legenda Danau Toba
2.      Tokoh                                    :  Toba,Ikan/ibu nya samosir,Samosir

3.      Penokohan                            :   
Toba                                       :Antagonis
(Bukti: Pada kalimat: “Amarah Toba semakin bertambah ketika anaknya mengaku bahwa dia yang memakan sebagian besar dari nasi itu” , karena dia telah melanggar janjinya terhadap istrinya).
Ibunya samosir                     :Protagonis
                                    (Bukti:Pada kalimat:Samosir sangat dimanjakan ibunya.)
Samosir                                 :Antagonis
(Bukti: Telah makan makanan yang seharusnya di makan oleh ayahnya(Toba), pada kalimat: Anak itu sangat dimanjakan ibunya yang mengakibatkan anak itu bertabiat kurang baik dan pemalas)

4.      Latar                                     :
Tempat                                   :       Di rumah Toba
(Bukti: Toba sangat terkejut ketika ia melihat ada seorang wanita yang sangat cantik dan berambut panjang sedang memasak didapur rumahnya)
Di ladang
(Bukti: Suatu hari, anak itu disuruh ibunya mengantarkan nasi keladang untuk ayahnya).
Di sungai
(Bukti: Lalu sang ibu berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari dari rumah mereka).

Waktu                                             :Sore hari
(Bukti: Karena hari sudah mulai gelap maka Toba pun bergegas hendak pulang ke rumah.)
Siang hari
(Bukti: Suatu hari, anak itu disuruh ibunya mengantarkan nasi keladang untuk ayahnya).
Suasana cerita                       :Menegangkan
(Bukti: Lalu sang ibu berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari dari rumah mereka. Ketika dia tiba ditepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang menggelegar. Sesaat kemudian dia melompat kedalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. pada saat yang sama, sungai itupun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat.)



5 .      Sudut Pandang               :
orang ketiga.
Alasannya karena menggunakan kata nya, dan nama tokoh.

6.      Amanat                                       :
Jika kita mempunyai janji haruslah kita tepati , dan jangan sekali-sekali kita melanggar perjanjian yang telah kita sepakati.

7.      Gaya bahasa                              :
Menggunakan kata-kata baku, karena pada bagian awal cerita, menggunakan kata pada zaman dahulu kala.

8.      Alur                                              :
Gabungan
Alasannya: karena  cerita tersebut merupakan gabungan dari alur maju dan alur mundur.

9.      Unsur moral:
Jangan mengingkari janji kita sendiri,dan Jika kita mempunyai janji harus kita tepati.





Unsur –unsur intrinsik dan ekstrinsik dari legenda Danau Toba Part 1

Danau Toba


Pada zaman dahulu kala, ada seorang pemuda yang bernama Toba, ia yatim piatu dan bekerja sebagai petani di bagian utara pulau Sumatera. Daerah tersebut sangatlah kering. Selain bertani terkadang Toba suka memancing dan menangkap ikan (Dalam terminology orang Batak disebut mandurung, yang artinya menangkap ikan dengan cara menjaring).
Hingga pada suatu hari ia pergi mandurung. Sudah setengah hari ia melakukan pekerjaan itu namun tak satu pun ikan di dapatnya. Karena hari sudah mulai gelap maka Toba pun bergegas hendak pulang ke rumah. Namun tanpa sengaja ia melihat seekor ikan yang besar dan indah, ikan itu berwarna kuning emas.
Toba menangkap ikan besar itu dan dengan segera membawanya pulang. Sesampainya di rumah karena sangat lapar maka ia hendak langsung memasak ikan itu, namun saat melihat ikan indah itu, dia pun mengurungkan niatnya. Ia lebih memilih untuk memeliharanya. Lalu Toba menaruhnya di sebuah wadah yang besar dan memberi ikan tersebut makanan.
Keesokan harinya seperti biasa, ia pergi bertani ke ladangnya, dan hingga tengah hari ia pun pulang ke rumah dengan tujuan hendak makan siang. Tetapi alangkah terkejut dirinya, ketika melihat didalam rumahnya telah tersedia masakan yang siap untuk dimakan dan tampak terhampar beberapa keping uang emas. Ia sungguh terheran heran. Lama ia berpikir siapa yang melakukan semua itu, tetapi karena perutnya sudah lapar akhirnya ia pun menyantap dengan lahap masakan tersebut.
Kejadian ini pun terus berulang-ulang. Setiap kali ia pulang hendak makan, masakan demi masakan telah terhidang di rumahnya. Hingga pemuda tersebut mempunyai siasat untuk mengintip siapa yang melakukan semua itu.
Keesokan harinya Toba mulai menjalankan siasatnya. Seperti biasanya, dia berangkat dari rumah, seakan mau pergi ke ladang. Lalu, ia tiba-tiba melompat dan mulai bersembunyi diantara pepohonan dekat rumahnya. Lama ia menunggu, hingga akhirnya begitu ia ingin keluar dari persembunyiannya, ia melihat mulai ada asap di dapur rumahnya. Dengan perlahan ia berjalan menuju kebelakang rumahnya untuk melihat siapa yang melakukan semua itu.
Toba sangat terkejut ketika ia melihat ada seorang wanita yang sangat cantik dan berambut panjang sedang memasak didapur rumahnya. Toba menjadi sangat terpesona karena wajah perempuan yang berdiri dihadapannya luar biasa cantiknya. Dia belum pernah melihat perempuan secantik itu.
Diceritakan oleh perempuan itu bahwa dia adalah penjelmaan dari ikan besar yang telah didapat oleh Toba disungai. Kemudian dijelaskan pula bahwa beberapa keping uang emas yang terletak didapur itu adalah penjelmaan sisiknya.
Hingga pada suatu hari Toba si petani melamar perempuan tersebut untuk jadi istrinya. Perempuan itupun ternyata menyatakan bersedia menerima lamarannya dengan syarat lelaki itu harus bersumpah bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah mengungkit asal-usul istrinya penjelmaan dari ikan. setelah lelaki itu bersumpah demikian, menikahlah mereka.
Setahun kemudian, mereka dikarunia seorang anak laki-laki yang mereka berinama Samosir. Anak itu sangat dimanjakan ibunya yang mengakibatkan anak itu bertabiat kurang baik dan pemalas.
Suatu hari, anak itu disuruh ibunya mengantarkan nasi keladang untuk ayahnya. Akan tetapi ditengah jalan, sebagian nasi dan lauk-pauknya di makan sang anak. Setibanya diladang, sisa nasi itu yang hanya tinggal sedikit dia berikan kepada ayahnya. Saat menerimanya, sang ayah sudah merasa sangat lapar maka Toba jadi sangat marah ketika melihat nasi yang diberikan kepadanya hanya sisa-sisa.
Amarah Toba semakin bertambah ketika anaknya mengaku bahwa dia yang memakan sebagian besar dari nasi itu. Kesabarannya sang ayah jadi hilang dan dia pukuli anaknya sambil mengatakan.”Anak yang tidak bisa diajar. Tidak tahu diuntung, Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan”
Sambil menangis, anak itu berlari pulang menemui ibunya dirumah. Kepada ibunya dia adukan bahwa dia dipukuli ayahnya. Semua cercaan yang diucapkan ayahnya kepadanya dia ceritakan pula. mendengar cerita anaknya itu, si ibu sedih sekali, terutama karena suaminya sudah melanggar sumpahnya dengan kata-kata cercaan yang dia ucapkan kepada anaknya itu.
Si ibu menyuruh anaknya agar segera pergi mendaki bukit yang terletak tidak begitu jauh dari rumah mereka dan memanjat pohon kayu tertinggi yang terdapat dipuncak bukit itu. tanpa bertanya lagi, si anak Samosir segera melakukan perintah ibunya. dia berlari-lari menuju kebukit tersebut dan mendakinya.
Lalu sang ibu berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari dari rumah mereka. Ketika dia tiba ditepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang menggelegar. Sesaat kemudian dia melompat kedalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. pada saat yang sama, sungai itupun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat.
Berselang beberapa waktu kemudian, air sungai itu sudah meluap kemana-mana dan tergenanglah lembah tempat sungai itu mengalir. Pak Toba tidak bisa menyelamatkan dirinya, ia mati tenggelam oleh genangan air. lama-kelamaan, genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar yang kemudian hari dinamakan Danau Toba. Dan Pulau kecil ditengah-tengahnya diberinama pulau samosir.













TUGAS 2 AHDE


1.   Pengertian dan contoh Gadai?
Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang berpiutang atas suatu barang bergerak, yang diserahkan kepadanya oleh seorang berhutang atau oleh seorang lain atas namanya dan yang memberikan kekuasaan kepada si piutang itu untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut secara didahulukan dari pada orang-orang berpiutang lainnya dengan kekecualian biaya untuk melelang barang tersebut dan biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkannya setelah barang itu digadaikan, biaya-biaya mana yang harus didahulukan.
Contoh:Seseorang yang sedang membutuhkan uang diapun menggadaikan emas yang dia miliki ke penggadaian.

2.   Pengertian dan contoh Hipotik?
Satu hak kebendaan atas benda tidak bergerak untuk mengambil pergantian dari padanya bagi perlunasan suatu perutangan.
Contoh: Kredit-kredit bank dengan jaminan aktiva tak bergerak (gedung,kendaraan,tanah,dll).

3.   Pengertian dan contoh Hak Tanggungan?
Hak tanggungan menurut ketentuan Pasal 1 butir 1 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah, adalah :“Hak tanggungan atas tanah beserta benda-benda yang berkaitan dengantanah, yang selanjutnya disebut hak tanggungan, adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, berikut atau tidak berikut benda-benda lain yang merupakan satu kesatuan dengan tanah itu, untuk pelunasan utangtertentu, yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditor tertentu terhadap kreditor- kreditor lainnya.
            Contoh:Pembangunan sebuah kompleks perumahan yang biasanya dananya adalah dana talangan dari pengkreditan bank kepada developer, yang nantinya akan dijual per unit kepada pembeli. Pembeli-pembeli tersebut pastinya ada pembayarannya menempuh cara kredit yang menjadikan rumah tersebut menjadi jaminan hak tanggungan yang sebelumnya telah ada pembebanan hak atas tanah berupa hak milik atas nama developer perumahan tersebut sebelumnya.

4.   Pengertian dan contoh Fidusia?
Surat perjanjian accesor antar debitor dan kreditor yang isinya penyerahan hak milik secara kepercayaan atas benda bergerak milik debitor kepada kreditor.
            Contoh:  Andi meminjam uang  kepada Budi. Sebagai jaminan, Andi menyerahkan BPKB motor nya kepada Budi tetapi motor tersebut tetap dikuasai oleh Andi. Praktik ini termasuk fidusia karena hak kepemilikan motor Andi yang dibuktikan dengan BPKB telah diserahkan kepada Budi sedangkan penguasaan atas barang jaminan (motor) tetap pada Andi.

http://hanysundara88.blogspot.com/

Rabu, 18 Maret 2015

ATMOSFER

ATMOSFER

  • Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi secara menyeluruh.
  • Atmosfer terdiri dari berbagai macam gas, ketebalan atmosfer ±10.000 km dari permukaan laut. Makin tinggi,lapisan udara nya makin tipis dan kering
                                                                      Lapisan Atmosfer
L
Manfaat Atmosfer:
ØMelindungi bumi dari jatuhnya batuan meteor.
ØPemantulan gelombang radio dan tv.
ØTempat terjadinya cuaca dan iklim.
ØPenyaring sinar ultraviolet matahari.
ØPrakiraan cuaca sangat penting artinya dalam bidang perhubungan,pelayaran,peternakan,penerbangan,komunikasi.
ØMenentukan keadaan cocok untuk peluncuran pesawat ruang angkasa.

Sifat-sifat Atmosfer:
ØTidak berwarna,tidak berbau,dan tidak dirasakan kecuali dalam bentuk angin.ØDinamis, dan elastis sehingga dapat mengembang dan mengerut.ØTransparan terhadap beberapa bentuk radiasi.Mempunyai berat sehingga dapat menimbulkan tekanan.

http://hanysundara88.blogspot.com/






Tugas 1 (Review Pengertian Hukum & Hukum Ekonomi)


1.Apakah peranan hukum didalam ekonomi?
                Hukum dalam ekonomi berperan sebagai pengatur dan pembatas kegiatan- kegiatan ekonomi sehingga pembangunan perencanaan dapat berjalan tanpa mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat. Dengan menyediakan infrastruktur hukum yang memungkinkan bagi berfungsinya sistem ekonomi , infrastruktur hukum ini tidak hanya berupa seperangkat kaidah, tetapi meliputi pula lembaga dan proses yang mewujudkan berlakunya kaidah tersebut dalam kegiatan.

2. Apakah hukum juga berlaku didaerah pedalaman?jelaskan
                Tentu saja hukum berlaku juga didaerah pedalaman karena daerah pedalaman sekalipun berada dibawah kedudukan Negara,tentunya kedudukan daerah pedalaman berada di bawah norma hukum.Apabila hukum tersebut tidak berlaku dapat dipastikan bahwa akan terjadi kekacawan dalam menjalani kehidupan bernegara dikarenakan tidak adanya suatu hal yang bersifat  mengikat tingkah laku sebagai jaminan keadilan bersama. Untuk daerah pedalaman biasanya terdapat seperangkat hukum kecil yang dibuat oleh pihak setempat yang berwenang, biasanya disesuaikan dengan adat istiadat dari daerah  tersebut ,karena umumnya daerah pedalaman masih kental dengan adat istiadat dan sebagian masyarakat memegang teguh hukum adat tersebut.

3.Dapatkah seseorang itu kebal hukum? Jelaskan
                Secara teknis tidak ada orang yang kebal hukum karena hukum dibuat oleh pihak penyelenggara yang berwenang untuk semua orang yang berada dibawah kawasan berlakunya hukum. Pihak berwenang yang membuat hukum tesebut wajib mengikuti tata aturan hukum yang ada, itu karena hukum itu sendiri bersifat adil yang artinya berlaku untuk semua orang tanpa pandang bulu, dan apabila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi.

4. Contoh nyata dari fungsi hukum
  • Ketika seseorang pengendara motor tidak mengenakan alat keselamatan atau melanggar peraturan lalu lintas maka akan di berikan sanksi/tilang.
  • Jika seseorang melakukan tindakan kejahatan seperti mencuri,merampok, atau membunuh maka akan dikenakan hukuman, sesuai dengan hukum yang berlaku.
  • Jika suatu pasangan suami istri memutuskan untuk bercerai namun sudah memiliki keturunan(anak)  yang masih berusia balita maka hak asuh anak jatuh pada ibunya. Akan tetapi jika setelah umur 15 tahun anak tersebut diperbolehkan untuk memilih diasuh oleh ayah atau ibunya.

http://hanysundara88.blogspot.com/

Minggu, 27 April 2014

AKHLAK



Akhlak
Ibn ‘Arabi berkata, “ Tidak ada pahala yang dapat diterima seorang manusia karena prestasi-prestasinya yang sepadan dengan kebahagiaan yang dihadiahkan kepada siapapun yang menunjukan kasih-sayang pada umat manusia.” Dia juga menuturkan , “Allah telah mengamanahkan binatang-binatang kepada manusia untuk dirawat. Perlakukanlah ia dengan baik. Keika kamu menggunakannya untuk mebawa barang-barang, jangan terlalu memberatkannya. Ketika menungganginya, jangan kau duduk di punggungnya dengan pongah.” Menurut Ibn ‘Arabi, esensi moralitas adalah kasih saying.
            Untuk membantu kita agar gigih memperlakukan orang lain dengan baik, lembut, dan penuh perhatian, Ibn ‘Arabi menyarankan agar kita peduli dan secara terus menerus mengevaluasi tidak hanya tindakan-tindakan kita, tetapi juga perasaan-perasaan dan pemikiran-pemikiran kita.
            Dia berkata, “Semoga Allah, yang menatap segala sesuatu, membuka mata batinmu, agar kamu bisa melihat dan mengingat apa yang kamu lakuakan dan pikirkan, apa yang kamu rasakan dan katakana, dalam hidupmu sehari-hari. Ingatlah, kamu harus bertanggung jawab atasnya, dan kamu akan diputuskan karenanya pada hari perhitungan.Jangan tinggalkan perhitunganmu hingga hari itu. Inilah waktu dan tempat melakukannya. Lihatlah dirimu, teliti perhitungan-perhitunganmu. Satu-satunya jalan menuju keselamatan adalah pulang keakhirat dalam keadaan bersih dan jernih dari semua tanggungan. Perhatikanlah saran Rasulullah, ‘Buatlah perhitunganmu sendiri sebelum ia dibuat untukmu. Timbang dosa-dosamu sebelum ia ditimbang untukmu.’ Bandingkan pelanggaran-pelanggaranmu dengan perbuatan baikmu selama kamu masih punya waktu.
            “Selama kamu hidup, kamu bagaikan seorang pengumpul banyak keuntungan dari karunia Allah yang sampai kepadamu dari begitu banyak tangan. Apa yang kamu terima bukanlah betul-betul milikmu. Kamu bagaikan seorang kasir; kamu harus membagi-bagikan apa yang telah kamu terima, tapi kamu bertanggung jawab untuk perhitungannya. Jika kamu tidak melakukan hal ini sekarang, tak seorangpun pada hari perhitungan yang akan datang untuk menolongmu. Kamu akan mendengar suara dari Sang Pembalas Mutlak, Yang akan mengatakan, ‘Bukankah Aku telah mengirimkan para utusan kepadamu; bukankah Aku telah menunjukkan jalan yang benar kepadamu? Bukankah Aku telah memberimu waktu siang dan malam untuk mengikuti perintah-perintah-Ku, untuk berzikir kepada-Ku dan untuk memuji-Ku? Sekarang (akan dikatakan kepadanya), “Bacalah catatan milikmu (sendiri); cukuplah dirimu hari ini untuk menyelesaikan sebuah perhitungan terhadapmu (Bani Isra’il [17]: 14).
            “Jika kamu menunggu hingga saat-saat terakhir, kamu tidak akan menerima kebaikan apapun dari penyesalanmu. Jika kamu tidak bisa melihat apa yang sedang kamu kerjakan, ketahuilah bahwa tirai-tirai yang menyelubungi mata hatimu adalah tebal, dan kamu ditolak dari pintu rahmat Allah. Pergilah dan bersimpuh didepan gerbang pintu itu, cucurkan air mata penyesalan dan mintalah untuk masuk.
            “Ada tiga bahaya yang bisa menahanmu dari memeriksa dirimu. Pertama, ketaksadaran. Berikutnya lamunan kenikmatan akibat tipu daya hawa nafsumu. Ketiga, menjadi seorang budak kebiasaan-kebiasanmu.”
            Ibn ‘Arabi mempraktikan perenungan terus menerus terhadap kehidupannya sehari-hari. Dia menyebutkan bahwa salah seorang gurunya menuliskan setiap hal yang dia lakukan dan katakana selama bagian hari itu diatas sehelai kertas. Ketika maalm, dia membuat perhitungan terhadap kata-kata dan tindakan-tindakan hari itu. Jika telah melakukan kesalahan, dia akan bertaubat; jika telah melakukan hal yang benar dia akan memanjatkan syukur kepada Allah. Ibn ‘Arabi sendiri tidak hanya mencatat apa yang dilakukan dan dikatakan, tetapi juga pemikiran-pemikiran dan perasaan-perasaannya.
            Dia berkata, “Dalam keadaan apapun, kenalilah dirimu, bahkan sekalipun kamu lebih baik daripada siapapun yang lain, mohonlah kepada Allah dan bekerjalah untuk keadaan yang lebih baik. Dalam segala hal yang kamu kerjakan, jangan pernah melupakan Allah.”
            Menurut Ibn ‘Arabi, perenungan dan meditasi adalah cara melindungi dirikita dari sefagala kejahatan. Lagi pula, keduanya bisa menanamkan kesabaran tehadap berbagai kesengsaraan.
            Dia percaya akan nilai keseluruhan manusia, dan saling memengaruhi antar mereka dengan sebaik-baiknya tujuan. Dia menuturkan, “Perlakukanlah setiap orang secara sama, apakah mereka raja atau fakir-miskin, tua atau muda. Ketahuilah bahwa umat manusia adalah satu tubuh, dan individu-individu adalah para anggotanya. Sebuah tubuh bukanlah sebuah keseluruhan tanpa bagian-bagiannya. Hak para ilmuan adalh hormat, hak orang bodoh adalah saran, hak orang lengah adalah disadarkan, hak anak-anak adalah kasih sayang dan cinta.
            “Perlakukanlah dengan baik mereka yang menjadi tanggung jawabmu; istri atau suamimu, anak-anakmu orang-orang yang bekerja untukmu, binatang-binatang dalam piaraanmu, tanaman-tanaman dikebunmu. Allah telah mengaruniai semua itu kepadamu untuk mengujimu. Rasulullah bersabda, ‘Seluruh makhluk adalah tanggung jawab Allah. Allah telah meninggalkan sedikit tanggung jawab-Nya pada kedua tanganmu. Tunjukan cinta, kasih saying, kelembutan, kedermawanan, dan perlindungan kepada mereka yang tergantung kepadamu, dan sebetulnya pada setiap orang.’
            “Ajari anak-anakmu tingkah laku yang baik dengan kata-kata Allah dalam Kitab Suci-Nya. Pastikan bagi mereka keadaan-keadaan dimana mereka bisa melaksanakan apa yang telah kamu ajarkan. Sejak dini, ajari mereka menanggung kesulitan, bersabar, dan penuh perhatian. Jangan letakan cinta dunia dalam hati mereka. Ajari mereka untuk tidak menyukai apapun yang akan membuat mereka ponggah dari dunia ini; baju-baju gemerlap, kelezatan, kemewahan, dampak-dampak bururk ambisi. Sebab, semua ini akan mengikis kebaikan yang merupakan hak mereka di akhirat. Biarlah mereka tidak terbiasa dengan sesuatu yang bagus-tapi waspadalah bahwa hal ini, yang bisa tampak keras, hendaknya tidak membuatmu berwatak pelit terhadp anak-anakmu.
            “Dalam semua kebaikan yang kamu lakukan, janagan mengharapkan balas jasa atau rasa terima kasih. Ketika seseorang membuatmu sedih, jangan  membalas dengan membuat mereka sedih. Allah memandang tanggapan seperti itu sebagai dosa, dan Dia memuji orang yang membalas mereka yang telah menyakiti hantinya dengan kebaikan.
            “Perhatikanlah perintah Allah dan takutlah kepada keadilan-Nya dalam hal apapun yang kamu lakukan, dalam apapun yang kamu katakan. Dia Sang Maha Melihat, Sang Mahatau,Sang Mahahadir. Esensi agama adalah mengetahui bahwa sekalipun kamu tidak melihat-Nya, Dia melihatmu. Perintah-perintah Allah hanyalah didengar dan dipatuhi oleh orang yang cinta dan takwa kepada-Nya.

Sekian dan terimakasih... semoga bermanfaat...  

http://hanysundara88.blogspot.com/